Saleha Jabeen Jadi Muslimah Pertama di Angkatan Udara Amerika Serikat

Berita Muslim – Letnan Dua Angkatan Udara Amerika Serikat, Saleha Jabeen ditugaskan sebagai pemuka agama Islam (rohaniwan Muslim) di organisasi Air Force. Dengan ini Saleha Jabeen menjadi pemuka agama Islam dan perempuan pertama di Departemen Pertahanan AS

Saleha Jabeen diberi tugas sebagai pemuka agama Islam pertama di Air Force setelah menyelesaikan tugasnya di Catholic Theological Union di Chicago.

Kepala Angkatan Udara yang juga menjabat sebagai Kapten Chaplains, Mayor Jenderal Steven Schaick berujar bahwa penunjukkan Saleha Jabeen sebagai pionir agama Islam di organisasi Air Force bertujuan untuk memajukan kebebasan beragama yang merupakan hak seluruh orang yang beriman. Ini tidak hanya berlaku untuk umat Muslim, tetapi juga untuk seluruh umat agama-agama lainnya.

“Faktanya Amerika adalah tempat di mana konstitusi menjamin kebebasan Anda untuk memeluk suatu agama atau tak beragama sama sekali. Korps Chaplain baru saja menerima Saleha Jabeen untuk memastikan setiap penerbang memiliki pemuka agama yang mendukung keimanannya,” Mayor Jenderal Steven Schaick.

Saleha Jabeen adalah penduduk asli India. Dia pertama kali datang Amerika Serikat 14 tahun silam sebagai siswa internasional. “Saya pertama kali datang ke Amerika sekitar 14 tahun lalu sebagai mahasiswa internasional. Saya pikir akan belajar bisnis di sini,” ujar Saleha Jabeen.

Jabeen mengatakan bahwa dia bisa sampai seperti sekarang ini karena menjadikan sang kakak sebagai inspirasinya. Jabeen melihat dedikasi dan karier sang kakak, dan melihat bahwa seorang pemuka agama sangat dibutuhkan dalam angkatan bersenjata.

Walaupun chaplain memiliki akar dalam tradisi Kristen, namun muslim di Amerika telah menggunakan model ini sebagai cara untuk memberikan panduan menggunakan dasar agama dalam konteks kelembagaan. Sistem seperti ini sudah diterapkan dalam dunia militer, kampus, rumah sakit, dan dalam fasilitas pemasyarakatan.

Chaplain muslim melayani anggota muslim dan non-muslim. Mereka memberikan bantuan berupa bimbingan spiritual keagamaan bagi anggota-anggota di Angkatan Udara Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Asosiasi Muslim Chaplains, saat ini chaplain muslim di Amerika Serikat telah berpindah tugas dari dakwah berfokus pada dukungan dan perawatan. Asosiasi Muslim Chaplains yang dibantu oleh Fakultas Kedokteran Universitas Boston, merilis survey tentang para chaplain muslim di Amerika.